Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia per 20 Juli 2021

“Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia per 20 Juli 2021”Narasumber: Prof. Wiku AdisasmitoKoordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19

Komentar

  1. Ahmad Ahmada

    Ahmad Ahmada4 hari yang lalu

    Masker membuat dada semakin sesak. Tipu tipu penjual vaksin yg tidak dapat mencegah, memberi kekebalan tubuh dan tidak pula menyembuhkan. ALLAHHU YA SYIFA. Ada sarang semut, propolis sarang lebah, pakis Tunjung langit, kayu Bajakah, daun/minyak Gaharu, kayu Cendana, darah biru Kepiting sepatu kuda, kayuManis, kayu setigi, ekstrak Kaktus, Habatu Saudah, bunga dan akar Melati, minyak dan bunga kenanga, Gamat, madu berwarna gelap, daun dan serum kayu jaran, daun kelor, buah Naga, lengkuas, temu Ireng, alpukat, pinang , patikan Meniran, jamu pahit/ beras kencur, daun krolofil, dan banyak lagi anti virus lainnya melimpah ruah dari makanan dan minuman di negri ini yg bisa menyembuhkan kovit berat dalam hitungan jam. Kita tidak akan tertipu oleh FITNAH keji. Mana vaksin Nusantara mengapa gak muncul2 jangan jadi pemalas lelet banget memang apa yang di pikirin. Negrikita semakin di kucilkan dan di pojokan dan terkesan kumuh.

  2. BETA Cinta OS Lebe

    BETA Cinta OS Lebe5 hari yang lalu

    Tolong lah tegasin bila perlu dipenjara ajh klo kedapatan pihak medis memvonis covid mayat atau seseorg dngn hanya berdasarkan hasil tes rapid. Itu alat tesnya kan gk semuanya menunjukan hasil yg benar. Lebih ampuh alat tes kehamilan dri pada alat tes rapid. Bahkan org sehat pun bisa reaktif klo pake alat tes rapid. Dan blm tentu ada virus didalam dirinya. Nah data2 yg dimasukan medis itu kebanyakan dri hasil tes rapid makanya makin meningkat bkan menurun. Coba liat negara lain, udah makin membaik, indo malah makin parah. Cobalah otak itu dipake.

  3. Hari Danarbroto

    Hari Danarbroto6 hari yang lalu

    Solusinya adalah vitamin D3. Waktu saya TK/SD dulu ada acara minum susu bersama. Gratis. Alangkah baiknya jika sekarang ada acara minum vitamin D3 bersama. Alangkah baiknya jika Kemenkes memerintahkan Indofarma melakukan produksi vitamin D3 dosis tinggi besar-besaran.

  4. Al-Fatih Izzi Imani

    Al-Fatih Izzi Imani6 hari yang lalu

    Mohon izin share wawancara khusus Coronavirus Disease dengan Winati Nurhayu, Doktor Biosains Institut Pertanian Bogor idport.info/award/video/epmd0XySnKKloGs

  5. milla susanti

    milla susanti8 hari yang lalu

    baju putih penjahat nakutin masyarakat trs

  6. dityo prayogi

    dityo prayogi8 hari yang lalu

    panggil kembali bu siti fadillah supari bersama timnya. biar ahlinya yg menangani. mereka lah yg telah berjasa menolak flu burung sebagai pandemi dan menunjukkan pembuktian pada who.

  7. sumber pangan

    sumber pangan9 hari yang lalu

    Ppkm gak makan jadi sakit kelaparan trs meninggal

  8. CPR SQUAD

    CPR SQUAD9 hari yang lalu

    berita covid dislike report & unsubcribe 😎 beress

  9. zen jufrie

    zen jufrie9 hari yang lalu

    Untuk mendisiplinkan masarakat..terlebih dahulu mendisiplinkan aparatur pemerintah yang punya gaji tetap..satuan tugas covid pusat.sampai daerah..mendisiplinkan terlebih dahulu.anggota.pegawai negeri.porlib.TNi.dan..semua ketua rt seindonesia..sehingga.dengan metazia.unsur2 diatas.bisa dicontoh masarakat.

  10. Donny Kim

    Donny Kim9 hari yang lalu

    Using China's vaccines, that's what they get~~~ 😆😆😆 Being not discplened, that's what they get~~~ 😁😁😁 Barked nonesense and useless prides, that's what they get~~~ 😂😂😂 Not showing appreciation after received help and backstabbing, that's what they get~~~ 🤣🤣🤣 Maybe I should open up a COFFIN BUSINESS there to become a millionaire~~~ 😆😂🤣

  11. Agung Soeroso

    Agung Soeroso10 hari yang lalu

    sebaiknya ppkm diperketat , karena disiplin prokes warga sangat rendah + hobi berkerumun ,awasi ketat prokes di pasar pasar tradisional , tindak tegas koordinator kerumunan ,rs dan tpu hampir penuh

  12. Azka Rasya Official

    Azka Rasya Official10 hari yang lalu

    Omong

  13. Putra Kedua

    Putra Kedua10 hari yang lalu

    Bansos mana bansos.. 2 minggu di off kerja,smpe duit abis.. mana bansos,kampret emng

  14. Isyaf Rizal

    Isyaf Rizal10 hari yang lalu

    Saluran kebutuhan sembako masyarakat selama satu bulan, gratiskan listrik, air telpon dan internet, uang spp sekolah. Yakinlah jika itu dilaksanakan, masyarakat akan diam di rumah.

  15. Yanti Y71

    Yanti Y7110 hari yang lalu

    Cov1t mulu d bahas,, tuuuuh yg minta minta d lampu merah urusin

  16. Goal

    Goal10 hari yang lalu

    m.idport.info/award/video/eaVkxn9lemiamHw

  17. Giva Zian

    Giva Zian10 hari yang lalu

    Ganti aja presidennya sama sultan brunei.. dibrunei dah pesta bebas kopit padahal dikepung indonesia malaysia.. kuncinya cuma satu gak dua perketat pintu masuk karantina 14hari lebih. Beda dengan indonesia bebasin wna masuk bawa varian baru karantina 5hari dihotel lagi🤣

  18. Bhuana Bali

    Bhuana Bali10 hari yang lalu

    Bener tidaknya hnya yg bermain yg tau😄,yg jls bnyak yg bermain dlm sikon skrng! Bnyak celah korupsi bnyk ajang bisnis!

  19. Prem Vijay

    Prem Vijay10 hari yang lalu

    😅😅😅😅😅😅😅😅😅

  20. Indra Gunawan

    Indra Gunawan10 hari yang lalu

    Covid itu virus yg muncul dari daging dagingan hewan liar dipasar wuhan lo...harap hati2 yg lagi kurban ya bro.😣🙂😁😆🤣

  21. Djudjun Adang Jaja

    Djudjun Adang Jaja10 hari yang lalu

    Sekedar usulan, jka ada Ketua RT/RW atau jajaran pengurusnya yg merangkap sebagai Pedagang Kecil dan merupakan penghasilan Pokok buat keluarganya, sebaiknya mendapat tunjangan/honor tambahan dari Pemda/Pemkot, kecuali jika Ketua RT/RW itu seorang Pensiunan tetapi merangkap Pengusaha Kecil, maka dicarikan solusi yg berbeda. Hal ini penting sekali agar para Ketua RT/RW yg selalu Ikhlas dalam menjalankan tugasnya dapat fokus membantu kelancaran pelaksanaan PPKM ini, dilain Pihak Keluarganya sendiri tidak kekurangan Sembako. Keikhlasan Jajaran Pengurus RT/RW yg Pro Pemerintah dan Cinta NKRI sangat menentukan keberhasilan dan kelancaran dalam menghadapi situasi Pandemik ini.

  22. PUBLIK RECEH

    PUBLIK RECEH10 hari yang lalu

    masa iya ga pake masker bisa mati?emg klo pke masker bisa hidup permanen?inget allah,jgn inget masker mulu

  23. Deni Stark

    Deni Stark10 hari yang lalu

    Usul,Pak.apa gk sebaiknya jika ada pasien yg notabene org kaya.dirawat jalan dirumah dengan menginstal kamarnya dengan oksigen,dll.mengingat org kaya punya area yg luas. Untuk Rumah Sakit khusus kalangan menengah kebawah saja. Mengingat area tempat tinggalnya yang sempit.supaya Rumah sakit tidak terlalu penuh 🙏🙏🙏

  24. amx amx2020

    amx amx202010 hari yang lalu

    Ruwe ruwet 1 tahun lebih gini gini mulu... USUL.. BIKIN HARI TESTING CORONA SERENTAK SE INDONESIA... SEMACAM PILPRES +TUTUP BANDARA DARI LUAR NEGERI.. YANG POSITIF PISAHIN ISOLASI.. JANGAN BILANG GAK SANGGUP.. KALO DI RENCANAKAN BISA LAH.. PILPRES AJA BISA SERENTAK.. BUKAN MASALAH BISA TAU ENGGA.. MASALAH NYA MAU ATAU GAK MAU ?????

  25. Rubish Love

    Rubish Love10 hari yang lalu

    Udah Tau..mati diatas 1000 an perhari...itu yang tercatat...yang ga tercatat asli nya berapa?? Yang mati dirumah... Kapan mau dibeli vaksin Pfizer yang efektivitas 95%??? Paling penting siapa otak pembelian vaksin tiongkok yang cuman 50.7% efektivitas?? Hanya 0.7% diatas ambang tidak berguna...dibeli triliunan.... Siapa idiot yang harus tanggung jawab?? Belum lagi pejabat yang jualan promosi obat cacing...padahal semua lembaga kredibel dunia bilang data nya blm jelas...begini otak bisa jadi pejabat?? Mati diatas 1000an perhari...kalau tidak ada yang tanggung jawab...enak benar jadi pejabat dinegara antah berantah ini...

  26. Dyah Ayu

    Dyah Ayu10 hari yang lalu

    Tolong dong wahai satuan tugas penanganan covid Indonesia yang tercinta, mohon pantau kembali penanganan kesehatan di Indonesia. Ada korban yang positive bukannya seluruh keluarga yang berhubungan harus di tracking ya, minim kalo gak bisa PCR ya test antigen lah. Ini bukannya di tracking malah di abaikan, udah gitu keluarga yang berhubungan kalo mau test harus bayar. Yang bener aja! Gimana gak makin banyak korban berjatuhan kalo pelayanan kesehatan masih begini, dikit dikit duit, dikit dikit duit

  27. Akhmad Mustafid

    Akhmad Mustafid10 hari yang lalu

    *Untuk membantu menurunkan berita propaganda covid dari media, penguasa dan menyudutkan Islam lebih baik unlike dan report. Akan menambah imun tubuh*

  28. Eko Pramono

    Eko Pramono9 hari yang lalu

    propaganda bagaimana, menyudutkan islam bagaimana? anda sedang sebar hoax kah?

  29. Meivita Nur Aisyah

    Meivita Nur Aisyah10 hari yang lalu

    klu cara lama dipakai dokter tidak berhasil carilah cara solusi lain...klu ada vaksin nusantara laksanakan vaksin itu kenapa ragu dokter2x indonesia dan bpom lagian sudah di akui dunia....kurang apalagi jgn lama2x

  30. Muh Dawam Jamil

    Muh Dawam Jamil10 hari yang lalu

    Tanaga kesehatan non medis dan paramediik blm digerakan d;lm rangka prpmosi dan pfeventf juga dalam koordimasi dengan gugis covid ditingkat rt,rt, dukuh maupun tongkat desa sehingga pelaksana 3 M bener dan pener juga peningkatan imun perlu pendidikan dan pendampingan tenaga gizi yang langsung bisa mendampingingi penderita sehingga penanmbahan bisa lditekan atau [eu;aran minurun juga yng sdh terkena bisa imunnya meningkat sehinga jjumlah kematian menurinn, penerapan ppkm sblm didahului bantuan sosial sdh diterima dahulu baru penerapan ppkm

  31. Nur Fauziya

    Nur Fauziya10 hari yang lalu

    Mana pngumuman ,,,ya allah sya nunggu2 kbar

  32. Nyoman BD

    Nyoman BD10 hari yang lalu

    PPKM sebaiknya cukup utk tingkat kelurahan2 yg lonjakan kasusnya tinggi. Pemerintah perbanyak kapasitas RS dan tindakan tegas pelanggar prokes dan pola kerja diatur dg ketat, yg keluar rumah harus paham risiko.

  33. Richard Agus

    Richard Agus10 hari yang lalu

    Ayok. Dewasa yok

  34. mr panjang

    mr panjang10 hari yang lalu

    Luhut yg bawa masuk makanya kasus meningkat

  35. sugiarti sartono

    sugiarti sartono10 hari yang lalu

    jumlah yg kena hari ini berspaaaaaaa

  36. anastasia lilianti

    anastasia lilianti10 hari yang lalu

    Tenggorokan serik2 ,ngak enak makan, test antigen negatif ,test PCR yg mahal ,positif 😥😥

  37. Putra WidaraPayung

    Putra WidaraPayung10 hari yang lalu

    @Dyah Ayu jere sp lah

  38. Pariman Dukuh

    Pariman Dukuh10 hari yang lalu

    @Dyah Ayu www.cnnindonesia.com/nasional/20210701063656-20-661579/tata-cara-dan-syarat-swab-pcr-gratis-di-puskesmas kondisi tertentu yg bisa test gratis.

  39. Pariman Dukuh

    Pariman Dukuh10 hari yang lalu

    @Dyah Ayu Saya juga bukan orang kesehatan. Sekedar discuss. OTG Makanya begitu merasa pernah kontak dekat dg yg terbukti penderita covid: 1.Walau tidak ada gejala disarankan test ( test dipurkesmas gratis bilamana itu alasan traccing. 2.Apalagi misal badan demam suhu tinggi. Segera test. Karena kita tidak tahu OTG atau bukan maka agar tidak menularkan ke orang lain harus selalu pakai masker & jaga jarak. Untuk yg tidak punya penyakit bawaan, bila terkena insyaallah paling lama 10 mulai pulih. Untuk PCR tidak bisa dilakukan sendiri karena dianalisa di lab. Kalau swab antigen kesulitannya hanya ambil sampel dilobang hidung, hanya butuh keterampilan. Jadi kemungkinan nantinya bisa dilakukan sendiri atau jasanya diturunkan murah, misal 40k. jadi 80+40 = 120k. alat juga makin lama bakalan makin murah. Pelindung diri/ APD diperlukan karena untuk melindungi perawat yg menghadapi banyak pasien. Kalau misalnya semua taat prokes, sehingga tidak ada yg menularkan maka otomatis maka 30 hari kemudian covid terputus penyebarannya & hilang dari bumi pertiwi. Tapi kan ada provokator untuk tidak percaya covid, tidak usah maskeran dll, maka OTG lebih berbahaya karena tidak sakit tapi menyebarkan virus sehingga selalu ada penderita baru. Kalaupun sekarang banyak yg kena& fatal, efeknya dilingkungan saya juga berkurang provokator2 tidak percaya covid& tidak taat prokes. Memang di kita kebanyakan ngeyel bila belum kena, apalagi banyak provokator. Sekedar sharing pendapat saja ya.

  40. Dyah Ayu

    Dyah Ayu10 hari yang lalu

    @Pariman Dukuh bagaimana dengan kondisi OTG apabila dalam mengindentifikasi hanya menggunakan gejala gejala tertentu saja. Bahkan OTG ini lebih bahaya dalam pengawasannya karna bisa sewaktu waktu mengalami kesulitan bernafas dll. Lalu apa maksud dari "bisa mungkin untuk tertentu" Tertentu yang bagaimana? Apa harus menunggu keadaan kritis terlebih dahulu baru ada tindakan? Kalo begitu kapan selesainya Dan satu hal lagi, saya mungkin bukan bagian dari orang kesehatan tapi saya tahu pasti bahwa penggunaan alat test baik antigen maupun PCR harus menggunakan APD kesehatan tidak asal sembarangan orang melakukan test tanpa prokes.

  41. Pariman Dukuh

    Pariman Dukuh10 hari yang lalu

    @Dyah Ayu Test antigen 200k, PCR 1000k. Sebenarnya kedua test tidak diperlukan . Bila suhu tinggi dan ada ciri2 hilang pembauan atau lidah kesat tidak bisa merasakan rasa makanan segera isolasi mandiri. Kalau tidak punya penyakit bawaan insyaallah hari ke 10 mulai pulih hari ke 15 sembuh. penting yg lain agar menghindari kontak dekat. selalu taati prokes. Bisa mungkin gratis untuk tertentu, kalau asal gratis nanti buang2 anggaran plus ditumpangin korupsi. Alat test Antigen sebenarnya cuma 80 han k, kalau masyarakat bisa mengambil sendiri sampel di hidung lebih murah. Biarkan test tsb berbayar bagi yg memerlukan ( bepergian dll). Salam sehat- salam taati prokes.

  42. Fadjar Diaz

    Fadjar Diaz10 hari yang lalu

    Kalo udah kacau balau dari semua aspek ya covidiot ya pemerintah yg nga mampu ya nakes yg udah lelah ya rumah sakit penuh ya hoax ya berita semuanya lah Itu semua hukum alam Yg Mampu *_BERADAPTASI_* dengan selalu doa kpd Nya lah yg akan kuat sd akhir zaman Virus nya ada Silakan hadapi dengan cara Mu sendiri Selamat kan kapal masing masing kita dalam badai yg sama

  43. Suachiyat. Sulaiman

    Suachiyat. Sulaiman10 hari yang lalu

    Andil RT,RW & LURAH sangat kurang

  44. Agus Suhara

    Agus Suhara10 hari yang lalu

    Atau tidak ada sama sekali.... 😁😁

  45. langgeng sumujut

    langgeng sumujut10 hari yang lalu

    Betul sekali.

  46. bisnis aja

    bisnis aja10 hari yang lalu

    Yg disalahkan masyarakat aja... ,

  47. Jhony Syaputra

    Jhony Syaputra10 hari yang lalu

    Harus diperpanjang pak karena masyarakatnya belum disiplin.

  48. Putra WidaraPayung

    Putra WidaraPayung10 hari yang lalu

    Siap disambung Saya setuju bgt

  49. Zee Fai

    Zee Fai10 hari yang lalu

    Mataneeee 😀

  50. Egi Farizie

    Egi Farizie10 hari yang lalu

    Siap boooooossss😇😇😇

  51. dzikra bismaka akram

    dzikra bismaka akram10 hari yang lalu

    yg smbuh ga pak jgn cma yg sakit d bahas trus entar knak ajab lo

  52. Photoshopin

    Photoshopin10 hari yang lalu

    Detik-detik menunggu adu pinalti, COVID-19 CUP

  53. Kartika Rini

    Kartika Rini10 hari yang lalu

    Miskinkan koruptor.. Hapus semua tunjangan pejabat negara. Pakai uang2 tersebut untuk biaya kebutuhan hidup rakyat kecil selama ppkm

  54. sugiarti sartono

    sugiarti sartono10 hari yang lalu

    jangan di miskinkan tapi di bunuh .matikan.

  55. antonius stefanus

    antonius stefanus10 hari yang lalu

    halah vaksin kelamaan. kebanyakan drama

  56. wiwiner jari

    wiwiner jari10 hari yang lalu

    senjata makan tuan, info koped berlebihan menjadikan negara manca takut sama orang indonesia

  57. Gasleeng,,,

    Gasleeng,,,10 hari yang lalu

    betul sbelumnya tiap detik'tiap waktu diberitain di media,skrang akhirnya banyak negara menutup pintu masuk warga indonesia.tuu lihat cina,,, biangnya covid,,,skrang ngak pernah britain di media.

  58. Atan Zhou

    Atan Zhou10 hari yang lalu

    Jadi perpanjang apa gak nih? Ppkm daruratnyaaaaa

  59. RobloxianPET

    RobloxianPET10 hari yang lalu

    Udah ah percuma ditonton gaada keputusan diperpanjang engga ya

  60. J1d Dod Ex

    J1d Dod Ex8 hari yang lalu

    Nyesel ga lu hidup di nkri?! tntang berita yg jlek2 dh bnyk mnyebar ke LN.. jdi imej buruk d'mata dunia, + negarany kisruh begini + ga bsa maju pesat, nyesel bngtt kn lo pda?! & rasany jdi pngin pindah jdi WNE, warga negara eropa yg damai-makmur netizenny 💖

  61. Muhammad Fadlun Khumasi

    Muhammad Fadlun Khumasi10 hari yang lalu

    Gak usah testing... Insya Allah gak ada penambahan covid 19.

  62. Hitakamura Kenji

    Hitakamura Kenji9 hari yang lalu

    Drpd sedih dan depresi, mending nyoba2 kesempatan dpt duit gratis aja bro ga pake modal, Download pi network,.harus pake kode Levinas16

  63. Penikmat Kopi

    Penikmat Kopi10 hari yang lalu

    Ya harus testing lah bos biar jelas siapa aja yg positif malah perlu ditambah jumlahnya itu menjadi solusi utk memecahkan rantai penularan kopit..

  64. Eko Pramono

    Eko Pramono10 hari yang lalu

    Tiba2 mati aja

  65. ahmad zulfikar

    ahmad zulfikar10 hari yang lalu

    COVID-19 SELESAI HANYA JIKA SEMUA ORANG TIDAK EGOIS, IKUT ATURAN PEMERINTAH, TAAT PROKES DAN KEBIJAKAN PEMERINTAHNYA KONSISTEN DAN TEGAS

  66. edi irawan

    edi irawan10 hari yang lalu

    Covid selesai kalo sudah tidak ada brita tentang covid…selagi msh ada brita tentang covid sampai kapan pun gk bakalan ilang.

  67. Fadil 21

    Fadil 2110 hari yang lalu

    Benar sekali,tapi pemerintah juga harus ngasih solusi atas kebijakanya. Jangan buat kebijakan tapi ga ngasih solusi

  68. tik tok tik tok

    tik tok tik tok10 hari yang lalu

    Kl begitu perintah jamin rakyat yg tdk manpu semua di seluruh indonesia semua bro,,

  69. RADEN SANTRI BARATAS

    RADEN SANTRI BARATAS10 hari yang lalu

    Rakyat butuh makan .. Sama2 mati sama2 imun tubuh nurun kalo kurang mskan kalo ga kerja.. Bhkn phk... .. Ga semua rakyat pegawai negri yg tetep di bayar bulanan

  70. Dityo Krisnugroho

    Dityo Krisnugroho10 hari yang lalu

    Distribusi kipas angin mungkin bisa menjadi solusi yg murah tetapi efektif untuk meningkatkan ventilasi di tempat tinggal dan tempat bisnis.

  71. Sayniee Phone

    Sayniee Phone10 hari yang lalu

    Serahkan kpd Yth; Selamat bertugas (Satgas: Satuan tugas) Gugus Tugas Percepatan Penanganan/ Pengendalian (GTPP) COVID19 PAKAI MASKER HARGA MATI GAK PAKAI MASKER BISA MATI, TAHAN DIRI ATAU BISA MATI DI RUMAH SAJALAH????!, KARENA PANDEMI BELUM PERNAH BERAKHIR (SATGAS GTPP COVID19) 😂😂😂😅😁🤗

  72. Zulkefli Zul

    Zulkefli Zul10 hari yang lalu

    Wah.